Silaturahmi

Nabi Muhammad bersabda, silaturahmi dapat memanjangkan usia. Soal itu, memang betul adanya. Buktinya? Kalau pengalaman pribadi saya, ya terkait dengan pekerjaan. Rata-rata pekerjaan yang saya dapatkan justru dari kenalan atau teman. Tentu saja, silaturahmi dalam istilah sehari-hari bisa kita maknai sebagai pertemuan. Mereka menawari beberapa pekerjaan justru karena saya sering bertemu atau bersilaturahmi ke tempat mereka. Begitu memiliki pekerjaan yang bisa saya lakukan, mereka langsung teringat saya. Bukankah dengan melakukan pekerjaan itu berarti saya dapat rezeki untuk terus mempertahankan hidup? Baca lebih lanjut

Iklan

Tanjung, Suatu Siang

Bus yang saya tumpangi memasuki terminal Tanjung, sebuah terminal kecil di Brebes, Jawa Tengah. Saya baru saja pulang kampung dari rumah istri saya di Tegal, Jawa Tengah. Dengan menumpang bus Dewi Sri kelas ekonomi itulah saya berharap bisa ke Jakarta. Dan, di terminal Tanjung bus yang saya tumpangi mesti kontrol jumlah penumpang.

Saya tengah membaca Misteri Rubaiyat Omar Khayyam-nya Amin Maalouf ketika itu. Ia adalah dongeng perjalanan Naskah Samarkand yang dituturkan Benjamin O(mar) Lessage. Di samping rajutan plot, konflik, dan alur penceritaan yang apik kualitas terjemahannya yang terjaga membuat saya betah memelototinya. Saya mengkhusukinya, walaupun keringat yang keluar dari punggung dan dada mulai mencumbu kaos saya. Belum lagi satu-dua titik peluh menetes dari wajah dan leher. Baca lebih lanjut

Belum Ada Judul

Apa yang terlintas di benak Anda ketika membaca judul di atas? Teringat sesuatu? Ya, itu merupakan salah satu judul lagu Iwan Fals, “Belum Ada Judul”. Pernah Kita sama-sama susah/ terperangkap di dingin malam…

Judul yang aneh, dan lebih aneh lagi saya memakai judul itu untuk tulisan ini. Tapi, tak ada yang tahu, bahkan hingga saat ini, kenapa Iwan memberi judul salah satu lagunya dengan itu. Bisa jadi, ia memang tak hendak memberi judul atau memang tak menemukan ide dan kata yang pas untuk mewakili isi lagu tersebut. Terlepas berbagai alasan, dalam sebuah karya judul memiliki peran penting. Apalagi dalam tulisan. Tanpa judul memikat, sebuah tulisan hampir bisa dipastikan tak dilirik orang. Banyak juga tulisan yang diberi judul menarik, dan menjadi perhatian banyak orang, padahal dari segi isi biasa saja.

Gampang-gampang susah memang menentukan sebuah judul. Ada banyak cara untuk mencari judul. Ada seorang pengarang yang menentukan judul terlebih dahulu, lalu kemudian menemukan bentuk cerita dan plotnya sesuai dengan apa yang terlintas dalam benak. Menuangkan gagasannya dalam sekian karakter dan kata, lalu, simbsalabim, tulisan itu jadi. Baca lebih lanjut

Sandal Pertolongan

Langit hampir gelap. Lampu jalanan mulai berpijar; lampu kendaraan menembak jalanan. Dan, di sanalah ia. Berdiri di bibir terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan lelaki itu menjaga koper bawaannya dengan tangan kirinya. Tas kamera diselempangkan di sebelah kanan; tas lainnya berisi laptop tergendong di punggung. Lalu lalang penumpang dan angkutan umum datang dan pergi silih berganti. Sembari menunggu taksi, ia mengirimkan pesan pendek ke temannya bahwa ia sudah di Jakarta kembali. Mereka ada janji bertemu untuk membahas sebuah pekerjaan yang harus segera selesai. Menyadari ruang pesan pendek di ponselnya penuh, ia menghapus satu per satu pesan yang ada. Ia memilah, mana yang penting dan mana yang tidak.

Sekali lalu melihat taksi yang mungkin saja datang dari arah timur, pandangan lelaki itu jatuh ke seorang pria pedagang sandal. Memikul tas besar berisi barang dagangannya, pundak kanan pedagang sandal itu agak naik untuk menahan beban tas itu. Mengenakan kaos berlengan panjang, dari kejauhan tak terlihat jelas bahwa tangan sebelah kanannya itu hanya sampai siku. Lelaki itu lalu mengamati kembali ponselnya, memeriksa pesan yang masuk. Baca lebih lanjut

Dari Cak Nur Tentang Adab Beda Pendapat

“Nurcholish Madjid,” ungkap Kyai saya, “adalah pemikir Islam, tapi tidak berkopiah atau berjubah.” Itu kali pertama saya mendengar nama Nurcholis Madjid. Setelah itu, nama Nurcholish Madjid tertumpuk dalam memori hingga saya membaca buku tentang aliran sesat di Indonesia. Di antara yang dimaksud dalam buku itu Nurcholis Madjid dan NU, organisasi yang pesantren saya anut.

“Jangan termakan isu,” jawab Abah Kyai, ketika saya mengadukan kegelisahan saya. “Itu pekerjaan orang kurang berilmu. Baru berilmu sedikit sudah menyatakan hanya dia yang benar. Jangan sungkan bertanya dan perbanyak baca buku dan kitab.”

Karena keterbatasan perpustakaan pesantren, saya tidak menemukan buku karangan Nurcolish Madjid di sana. Dan kesempatan untuk membaca karangannya datang pada saat masuk univeritas. Pertama sekali saya membaca Islam, Kemodernan dan Keindonesiaan. Waktu terus bergulir dan kian banyak saya membaca pelbagai karyanya. Baca lebih lanjut

Usaha Apa?


Pukul 11:40. Kereta Prambanan Ekspres melaju perlahan dari stasiun Lempuyangan. Kereta ini mengantarkan penumpang dari Jogjakarta menuju Solo. Di gerbong terdepan cuma beberapa bangku yang terisi. Bangku di gerbong ini bukan yang memanjang dan menempel di dinding kereta, melainkan yang saling berhadapan dan hanya bisa menampung tiga penumpang per bangku. Seorang lelaki tua duduk di bangku dekat pintu gerbong sebelah kiri. Di depannya ada seorang gadis. Menyilangkan kakinya, gadis itu memainkan Blackbery-nya. Baca lebih lanjut

Laknat atau kegagalan dakwah?

Seperti biasa, tahun ini puasa Ramadan berbeda hari. Dengan metode hisabnya, Muhammadiyah menentukan Ramadan jatuh pada Jumat, 20 Juli; sementara karena belum melihat hilal Nahdlatul Ulama dan pemerintah memutuskan untuk berpuasa pada Sabtu, 21 Juli. Dan, seperti biasa pula, muncul berbagai perdebatan mana yang paling benar dalam menentukan metode ini.

Sementara di berbagai negara muslim penentuan tanggal 1 Ramadan ditentukan pemerintah dan tidak ada perbedaan, di Indonesia justru sering berbeda. Perbedaan penentuan 1 Ramadan ini khas Indonesia. Ini berarti Islam Indonesia itu unik. Maka, benarlah bahwa Islam itu memang rahmatan lil alamin, rahmat untuk semesta, bukan hanya rahmatan lijaziratil arab, rahmat hanya untuk negara-negara arab. Baca lebih lanjut