Cahaya

Hidungnya masih saja mengeluarkan ingus, dan suara batuk masih keluar dari mulut mungilnya. Bundanya tak jauh berbeda, malah lebih parah. Selain pilek dan batuk, badannya panas. Terkadang Bunda bocah itu menggigil.

โ€œGejala tipus,โ€ kata kakaknya yang seorang perawat di puskesmas kecamatan.

Maka, Bundanya harus banyak istirahat. Sebenarnya, bocah itu pun harus banyak istirahat. Tapi memang dasar bocah, ia masih saja bolak-balik mendorong kursi dan memainkan segala yang ada di tangannya. Di usianya satu tahun tiga minggu ini, ia sedang belajar berdiri dan berjalan. Juga mengucap satu-dua patah kata.

Ia senang betul bila Mbahnya bertepuk tangan sambil bilang, โ€œDeg deg pinter ngadeg!โ€ Maka, dengan berpegangan kepada apa pun yang ada di sekitarnya yang bisa ia jadikan penopang, ia berdiri. Lalu bertepuk tangan. Tapi, yang paling ia gandrungi itu mendorong kursi plastik ke seantero rumah. Berkali-kali. Bahkan, hingga butiran keringat berleleran dari kepala dan lehernya. Sambil mendorong kursi, tawanya tak pernah luntur dari mulutnya.

Tapi, ia masih belum mampu berdiri sendiri. Baca lebih lanjut

Tengkurap

Pada Minggu, 16 Oktober 2011 keluarga kecil kami mendapat kejutan: Aya belajar tengkurap.

Ini benar-benar kejutan. Semula kami sempat khawatir melihat perkembangan tubuhnya. Berat badannya 8,7 kg saat Aya berusia hampir empat bulan. Seorang teman memperingatkan, berat badan Aya sudah dalam batas ambang hati-hati sekali. Istilahnya, di atas area kuning. Mendekati kegemukan, obesitas. Mendengar keterangan itu, kian bertumpuklah kecemasan kami. Beruntung kami mendapat informasi lain. Baca lebih lanjut