Bukan Pentas Srimulat

Menggali komedi melalui video. 86 seniman dari dalam dan luar negeri ikut andil. Tapi, tak ada Tukul Arwana di sana.

Mengenakan kaca mata hitam, seorang seniman menyibakkan celananya hingga betisnya terbuka. Temannya muncul lalu melumuri betis seniman itu dengan gel wax (gel yang digunakan untuk mencabut bulu). Sang seniman meringis; senyumnya tanggung: antara rela dan tidak. Sebentar kemudian ia melepas kacamatanya. Selesai dilumuri gel muncul kertas bertuliskan “Semangat Avant Garde” yang ditempel ke betisnya. Otot lehernya menegang; sedikit menahan nafas. “Aaawww,” teriak si seniman saat temannya mencabut tulisan itu. Tangannya refleks menyeka air mata yang keluar.

Itu adalah adegan pembuka video karya Yusuf Ismail berjudul Natural Born Contemporary Moron (18, 46 menit; 2009). Video itu merupakan satu dari 95 video yang diputar di Galeri Nasional Indonesia untuk perhelatan Ok. Video Jakarta International Video Festival keempat pada 28 Juli -9 Agustus 2009. Baca lebih lanjut